Waspadalah
Daftar 50 TOKOH JIL INDONESIA
A. Para Pelopor
1. Abdul Mukti Ali
2. Abdurrahman Wahid
3. Ahmad Wahib
4. Djohan Effendi
5. Harun Nasution [1]
6. M. Dawam Raharjo [1]
7. Munawir Sjadzali
8. Nurcholish Madjid [1][2]
B. Para Senior
9. Abdul Munir Mulkhan [1]
10. Ahmad Syafi’i Ma’arif [1][2]
11. Alwi Abdurrahman Shihab
12. Azyumardi Azra [1]
13. Goenawan Mohammad
14. Jalaluddin Rahmat [1][2]
15. Kautsar Azhari Noer
16. Komaruddin Hidayat
17. M. Amin Abdullah
18. M. Syafi’i Anwar
19. Masdar F. Mas’udi [1]
20. Moeslim Abdurrahman
21. Nasaruddin Umar
22. Said Aqiel Siradj [1]
23. Zainun Kamal
C. Para Penerus “Perjuangan”
24. Abd A’la
25. Abdul Moqsith Ghazali [1]
26. Ahmad Fuad Fanani
27. Ahmad Gaus AF
28. Ahmad Sahal
29. Bahtiar Effendy
30. Budhy Munawar-Rahman
31. Denny JA [1]
32. Fathimah Usman
33. Hamid Basyaib
34. Husein Muhammad
35. Ihsan Ali Fauzi
36. M. Jadul Maula
37. M. Luthfie Assyaukanie [1]
38. Muhammad Ali
39. Mun’im A. Sirry
40. Nong Darol Mahmada
41. Rizal Malarangeng
42. Saiful Mujani
43. Siti Musdah Mulia [1][2]
44. Sukidi
45. Sumanto al-Qurthuby
46. Syamsu Rizal Panggabean
47. Taufik Adnan Amal
48. Ulil Abshar-Abdalla [1][2][3]
49. Zuhairi Misrawi
50. Zuly Qodir
Tambahan:
Judul Buku : 50 Tokoh Islam Liberal Indonesia : Pengusung Ide Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme
Penulis : Budi Handrianto
Halaman : 295 + xxvi paperback (softcover)
Cetakan 1 : Juni 2007
Penerbit : Hujjah Press (kelompok Penerbit Al Kautsar


Dhiedan berkata
Saya teringat kata-kata abah saya (sewaktu saya kecil),beliau berkata bahwa didalam Al’quran Allah SWT berfirman bahwa banyak penghuni neraka dari golongan ahli kitab,pada saat itu saya belum mengerti pengertiannya,tapi.. dgn kejadian2 ini saya baru tersadar mungkin yg dimaksud didalam Al’quran.mereka orang2 pandai,orang2 mengerti,orang2 penuh ilmu dengan segudang predikat/gelar/prestasi dibelakang dan didepannya,tpi karena duniwi telah menutup kebenaran ilmu mereka,dengan segala kelibralan opini2 mereka,sehingga sanggup/berani melibralkan sunatullah (hukum2 Allah SWT) dgn dalih perkembangan zaman yg sudah tidak relevan lagi menurut opini mereka,dan dengan lancang merubah-rubah yg sudah pasti akan kebenaranNya,jadi timbul kata tanya dalam hati,adakah mereka terlahir menjadi anak2 yg sholeh dari kedua orang tua mereka? Bagaimana tidak!!? Kepada Allah SWT dan RosulNya saja mereka berani mengkritisi bahkah membangkangnya,apalagi hanya kepada manusia.saya khwatir jika para alim ulama (warisyatul ambiya-klw tak salah tulis) tidak segera bertindak,akan runtuhnya nilai2 etika anak2 kita terhadap orangtuanya,dan sedikit saran dari saya yg nyeleneh (maklum masih awam),sebelum mengajak mereka kembali kepada akidah yg benar dengan dialog/apapun namanya,bagaimana jika ke 50 tokoh2 tsb di RUQYIAH dahulu baru para anggota dan simpatisannya (barangkali ada intervensi dari golongan jin2 zionisme/yahudi),bukankah konon katanya penyumbang dananya dari sana? ( maaf jika komentar ini menyesatkan mohon jangan ditanggapi,sekali lagi saya hanya muslim awam yg cukup prihatin dgn perkembang akidah umat islam indonesia saat ini).wasalam.
ahlusunahwaljamaah berkata
Sungguh sangat menyedihkan apabila seorang Muslim sekaliber beliau khilaf ats Ilmu-Nya. Ya RABBI Ampunilah dosa hambamu ini, berikanlah kami taufik & hidayahmu serta jauhkan kami dari orang-orang yg MUNAFIK.